Suara Shihan Agustus 2026

Belajar karate khususnya Shinkyokushin karate warisan Sosai Mas Oyama , harus tetap mengedepankan budo yang mengajarkan harga diri, rendah hati, kesetiaan, integritas dstr…nya .

Kalau nilai nilai budo lupa disampaikan didalam setiap latihan atau pengajaran secara langsung kepengikutnya , maka mereka hanya terlatih phisiknya, keterampilan teknik karate nya , tetapi jiwanya , mentalnya, karakternya tidak di singgung sama sekali, sehingga muncul sikap jumawa, mementingkan diri sendiri , kekanak kanakan , dan tidak ada rasa tanggung jawab sama sekali terhadap perguruan tempat mereka berlatih . Kalau semua sikap ini segera dibetulkan, diarahkan kepemikiran yang lebih benar, maka diharapkan jiwa dan raga nya dapat tumbuh secara seimbang ,  Kalau tidak kuat mental spirirualnya , maka yang terlihat hanya ego nya saja. Semua diukur dengan keuntungan bagi diri sendiri dan mengabaikan kebesaran nama perguruan . Pokoknya begitu merasa tidak diuntungkan, maka langsung menghakimi pergurun yang tidak adil  dstrnya . IQ boleh tinggi, tetapi harus disertai dengan EQ ( emotional quotion ) yang tinggi juga . Emosi harus bisa dikendalikan kalau ada hal yang menurutnya mengecewakan karena apa yang diinginkan tidak didapatkan dstrnya.

Saya sudah pernah menjelaskan bahwa menempatkan diri selalu siap tanpa harus peduli apa posisimu. Kalau kamu selalu siap, maka apabila dibutuhkan, kamu dapat diandalkan . Kalau tidak dibutuhkan , bukan menjadi masalah atau kecewa dstrnya .

Nampaknya mudah tetapi banyak yang gagal dan merasa kecewa kalau tidak sesuai dengan keinginannya .

Dia tidak mampu menjadikan dirinya selalu siap apabila dibutuhkan dan tidak mengharapkan yang lain . Pribadi pribadi demikian yang harus lebih banyak didalam Shinkyokushin Karate sehingga tidak mudah goncang dengan bisikan yang bermaksud menjatuhkan.

Masih suka kita temukan dimana kalau anak didiknya tidak dimenangkan atau dipilih lalu merasa kecewa dan ngambek atau mengundurkan diri .   Dia merasa dirinya sudah demikian tinggi dan memiliki kemampuan yang besar dan setara sehingga mudah menyalahkan dan menghakimi orang lain.

Memang sangat disayangkan kalau mental orang  yang masih begitu lemah dan begitu mudah meninggalkan perguruan hanya karena hal hal yang sepele .

Perguruan akan sangat persuasive namun juga tidak boleh membiarkan orang orang demikian berlalu lalang didalam perguruan .

J. B. Sujoto

Ketua Dewan Guru

About Mario

Hai .. Saya Mario dari Semarang. Saya ikut menggeluti olaraga Karate sejak kecil dan sampai sekarang saya masih berlatih dengan menjadi pelatih di DOJO. Administrator website kyokushin-indonesia.com adalah saya sendiri. Dengan adanya website ini semoga Shinkyokushin Karate di Indonesia makin dikenal oleh masyarakat Indonesia. OSU.

View all posts by Mario →