Atlet Muda dari Dojo Sutomo dan Dojo Amidin Tunjukkan Semangat Juang dan Sportivitas
Medan, 1 Maret 2026 — Semangat kompetisi dan sportivitas mewarnai pelaksanaan
Kompetisi Karate Shinkyokushin Antar Dojo yang digelar pada Minggu, 1 Maret 2026 di Kota
Medan, Sumatera Utara. Kejuaraan ini menjadi ajang penting bagi para karateka muda untuk
menunjukkan kemampuan teknik, mental bertanding, serta hasil latihan yang telah mereka
jalani secara konsisten.
Kejuaraan ini merupakan penyelenggaraan kedua setelah sukses dilaksanakan pada tahun
sebelumnya. Antusiasme yang tinggi dari para atlet, pelatih, serta orang tua yang hadir
menunjukkan bahwa kegiatan ini telah menjadi bagian penting dalam pembinaan karate
Shinkyokushin di Kota Medan.
Pada tahun ini, kejuaraan diikuti oleh atlet-atlet dari dua dojo yang aktif dalam pembinaan
karate Shinkyokushin, yaitu Dojo Sutomo dan Dojo Amidin. Kedua dojo tersebut
menurunkan atlet-atlet terbaik mereka untuk bertanding dalam berbagai kategori kumite
berdasarkan usia dan kelas berat badan.
Sejak pagi hari, suasana pertandingan sudah terasa penuh semangat. Para atlet terlihat
melakukan pemanasan dan mempersiapkan diri dengan serius sebelum memasuki arena
pertandingan. Dukungan dari para pelatih, keluarga, serta rekan-rekan dojo turut
memberikan motivasi bagi para peserta yang bertanding di atas tatami.
Pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai
utama dalam karate, seperti disiplin, rasa hormat kepada lawan, serta sportivitas. Para atlet
menunjukkan kemampuan teknik yang baik melalui kombinasi pukulan, tendangan, serta
strategi bertanding yang matang.
Salah satu pelatih yang hadir dalam kegiatan tersebut, Senpai Rifin Khong, menyampaikan
bahwa kejuaraan antar dojo memiliki peran penting dalam proses pembinaan atlet muda.
“Kejuaraan seperti ini sangat penting bagi perkembangan atlet muda. Selain melatih
kemampuan teknik, mereka juga belajar tentang mental bertanding, keberanian, serta
bagaimana menghargai lawan dan menjaga sportivitas,” ujar Senpai Rifin Khong.

Ia juga menambahkan bahwa pengalaman bertanding sejak usia dini akan menjadi bekal
penting bagi para atlet dalam menghadapi kompetisi yang lebih besar di masa depan.
“Melalui pertandingan seperti ini, para atlet juga dapat membangun rekam jejak prestasi
mereka sejak dini. Hal ini tentu dapat menjadi bagian dari portofolio yang bermanfaat bagi
masa depan mereka, termasuk dalam dunia pendidikan,” tambahnya.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga memberikan motivasi bagi para kohai yang
masih dalam tahap pembinaan. Dengan melihat para senior mereka bertanding dan meraih
prestasi, diharapkan para kohai semakin termotivasi untuk berlatih lebih giat.
Dalam perkembangan dunia pendidikan saat ini, prestasi olahraga juga menjadi salah satu
nilai tambah yang dapat mendukung perjalanan akademik seorang siswa. Rekam jejak
prestasi dalam kompetisi seperti ini dapat menjadi bagian dari portofolio yang membuka
peluang untuk mendapatkan kesempatan pendidikan yang lebih luas, termasuk peluang
beasiswa di masa depan.
Hasil Pertandingan
Kumite Putri Kelas -55 Kg
Juara 1 — Kerry Grace
Juara 2 — Felicia Maxim
Juara 3 — Daisy Ophellie Wisantio
Juara 4 — Gracelyn Kamil
Kumite Putra Kelas 13–15 Tahun
Juara 1 — Bryant Kusuma Tan
Juara 2 — Reagan Leonardo Lo
Juara 3 — Steve Marcellino
Juara 4 — Satria D. G. Lumban Gaol
Kumite Putra Kelas 10 Tahun
Juara 1 — Caleb Chai
Juara 2 — Cartier Nicholas Xie
Juara 3 — Carlton Jayden Ongko
Juara 4 — Bima Arif Atmajaya Yo
Kumite Putri Kelas +55 Kg
Juara 1 — Jovita Lu
Juara 2 — Calista Aurelia Coanata
Juara 3 — Evelyn Elaine Kamil
Juara 4 — Cherish Ethelyn
Kumite Putra Kelas -65 Kg
Juara 1 — Davin Richen
Juara 2 — Richard Leonardo
Juara 3 — Marvin Leonardo Winston
Juara 4 — Aston Leonardo Lo
Kumite Putra Kelas +65 Kg
Juara 1 — Faustin Adrian
Juara 2 — Malvin Valens
Juara 3 — Nicholas Anderson Salim
Juara 4 — Ivander Rodrigo
Kumite Putri Kelas 10 Tahun
Juara 1 — Caren Vylia Soh
Juara 2 — Lovelyn Melody
Juara 3 — Asuna Gelwaz
Juara 4 — Ailyn Hwang
Menutup rangkaian kejuaraan tersebut, Shihan Amidin menyampaikan pesan mengenai
nilai-nilai yang diajarkan dalam latihan Shinkyokushin karate. Menurutnya, karate tidak
hanya berfokus pada kemampuan bertarung, tetapi juga membentuk karakter yang kuat dan
pantang menyerah.

“Dalam Shinkyokushin karate, kami selalu menanamkan semangat never give up. Setiap
latihan dan pertandingan mengajarkan para atlet untuk tidak mudah menyerah, tetap berdiri
ketika menghadapi kesulitan, dan terus berusaha menjadi lebih baik dari hari ke hari,” ujar
Shihan Amidin.
Ia menambahkan bahwa nilai tersebut merupakan bagian dari filosofi karate yang dapat
diterapkan tidak hanya di dalam dojo, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
“Ketika seorang karateka belajar untuk bangkit kembali setelah jatuh di tatami, mereka juga
belajar untuk menghadapi tantangan dalam kehidupan dengan keberanian dan ketekunan,”
tambahnya.
Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, diharapkan pembinaan karate Shinkyokushin di Kota
Medan dapat terus berkembang dan melahirkan generasi atlet yang tidak hanya memiliki
kemampuan teknik yang baik, tetapi juga karakter yang kuat, disiplin, serta menjunjung tinggi
nilai-nilai budo.
Dengan semangat latihan yang berkelanjutan serta dukungan dari para pelatih, keluarga,
dan komunitas dojo, para karateka muda diharapkan mampu melangkah lebih jauh dan
meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi di masa depan.
Osu.
Senpai Rifin Khong
foto bisa di lihat disiini









