Osu,
Salam hormat kepada para Shihan, dan Sensei semuanya, saya adalah kohai dari Shihan Sujoto, yang sudah lama sekali tidak berlatih secara fisik, tetapi saya tetap berusaha memelihara spirit Kyokushin saya sebaik mungkin , karena saya sudah merasakan manfaat besar dalam posisi saya sebagai pekerja professional dengan spirit Kyokushin yang diajarkan oleh Sosai Oyama.
Dan kebetulan beberapa saat yang lalu saya membaca ulang 11 Moto Sosai Oyama yang mungkin sudah pernah para Shihan dan Sensei dengar atau baca, namun seperti berlatih Kihon atau Kata yang harus kita lakukan berkali-kali, demikian juga mempelajari spirit Kyokushin harus kita baca, kita nalar berkali-kali, agar tumbuh dan berkembang dalam kepribadian kita, bahkan dapat kita lakukan dalam kehidupan kita sehari-hari.
Dengan ijin Shihan Sujoto dan Shihan Mario, saya mengajak semuanya untuk membaca dan menalar ulang 11 Motto dari Sosai Oyama, yang isinya terdengar normative saja, tetapi mempunyai arti yang dalam untuk kita praktekan dalam hidup kita sehari-hari.
11 Moto dari Soasai tersebut adalah :
- Jalan bela diri dimulai dan diakhiri dengan kesopanan. Oleh karena itu, bersikaplah sopan dan tulus setiap saat.
- Menempuh Jalan Bela Diri ibarat mendaki tebing – teruslah mendaki tanpa henti. Hal itu menuntut pengabdian mutlak dan tak tergoyahkan pada tugas yang sedang dijalankan.
- Berusahalah untuk mengambil inisiatif dalam segala hal, selalu waspada terhadap tindakan yang berasal dari permusuhan egois atau ketidakpedulian.
- Bahkan bagi seorang praktisi seni bela diri, uang tidak dapat diabaikan. Namun, seseorang harus berhati-hati agar tidak pernah terikat padanya.
- Jalan bela diri berpusat pada postur. Berusahalah untuk selalu menjaga postur yang benar.
- Jalan Bela Diri dimulai dengan seribu hari dan dikuasai setelah sepuluh ribu hari pelatihan.
- Dalam seni bela diri, introspeksi melahirkan kebijaksanaan. Selalu anggap perenungan atas tindakan Anda sebagai kesempatan untuk meningkatkan diri.
- Hakikat dan tujuan Jalan Bela Diri bersifat universal. Semua keinginan egois harus dibakar dalam api penempaan latihan keras.
- Seni bela diri dimulai dari sebuah titik dan berakhir pada sebuah lingkaran. Garis lurus muncul dari prinsip ini.
- Hakikat sejati dari Jalan Bela Diri hanya dapat direalisasikan melalui pengalaman. Dengan mengetahui hal ini, belajarlah untuk tidak pernah takut akan tuntutannya.
- Ingatlah selalu, dalam Seni Bela Diri, imbalan dari hati yang percaya diri dan bersyukur sungguh berlimpah.
Semoga 11 motto Sosai ini berguna untuk kita ingat, kita mengerti dan kita usahakan melaksanakannya, karena besar sekali manfaatnya, baik bagi yang masih berlatih aktif, maupun yang sudah tidak aktif secara fisik seperti saya.
Osu, salam hormat untuk para Shihan dan Sensei semuanya Osu.
Handy Setiawan.


