Berikut adalah sharing dari Sensei Handy Setiawan tentang bagaimana menyebarkan dan mengelola DOJO yang baik
Ada 2 bagian penting yang dijadikan landasan :
- Meningkatkan jumlah anggota, karena tujuan perguruan salah satunya adalah menyebarkan karatenya sosai Oyama ke sebanyak mungkin manusia, karena kita semua yakin karatenya sosai Oyama dapat memberikan manfaat yang sangat baik.
- Menyebarkan pemikiran kita pada konsep pembinaan mental Bushido melalui latihan fisik karate yang cukup berat dan disilpin sesuai dengan pengertian Bushido yang sebenarnya.
Berlandaskan pada dua tujuan diatas, maka saat itu saya bersama Kepala Cabang selalu membuat rencana kerja, yang meliputi :
Membuat target kerja bersama Kepala Cabang untuk mencapai target anggota aktif sebanyak …… orang, selalu menyusun target yang sekian percent lebih banyak dari anggota aktif yang ada saat ini.
Karena mempunyia target tersebut, maka saya dan Ka Cab terkait menyusun rencana pelaksanaannya, berupa :
- Sosialisasi kesemua anggota, dengan harapan semua anggota dapat bercerita tujuan dan manfaat yang baik berlatih karate ( bukan jadi juara / jagoan ).
- Dengan harapan setiap anggota dapat mengajak minimal satu teman atau family nya ikut berlatih karate, karea yakin karate Kyokushin memang baik & bermanfaat.
- Memberikan latihan dengan benar, sesuai dengan ajaran Sosai, agar kualitas selalu menjadi ujung tombak untuk peningkatan anggota, Jadi kita tidak meringankan latihan hanya sekedar untuk mempertahankan jumlah anggotanya.
- Saya dan Kacab terkait selalu memberikan pengertian tentang tujuan berlatih karate Oyama’s way, sambil memberikan motivasi kepada semua anggota. Terutama tujuan berlatih dengan disiplin, tujuan berlatih fisik yang melelahkan.
- Saya membagi anggota dalam 3 kategori, yaitu Anngota yang berlatih sekedar sebagai olah raga saja, Anggota yang ingin menjadi karateka yang kuat dan jadi juara dalam kumite, Anggota yang berada diantaranya, berlatih secara fisik yang cukup berat tetapi kumitenya kadang2 saja, mungkin kalau jadi juara, hanya juara kata.
- Dengan pembagian ini beban kumite yang sering kali dirasakan oleh anggota dapat kita pecahkan, kalau saat kumite kita persilahkan mereka maju sukarela, dan kita carikan lawan yang yang seimbang, karena dulu kalau kita kumite selalu dituntut kumite dengan keras, full kekuatannya.
- Mereka yang ingin menjadi karateka juara, mereka akan sangat senang melakukan kumite yang lebih sering.
- Sosialisasi manfaat berlatih basic untuk apa kita jelaskan berulang-ulang, sekaligus memuji kalau kadang2 kita berlatih kihon yang banyak. Misalkan maegeri sampai 60 kali, melelahkan tapi yang mampu melakukan akan bangga dan pulang dengan happy.
- Sosialisai juga sering kita berikan tentang manfaat latihan Kata, latihan ippon kumite,,latihan kumite dan juga latihan2 fisik lainnya, sehingga mereka tahu persis apa tujuan mereka berlatih yang berat it, serta apa manfaatnya.
- Kami dulu juga kadang melakukan kegiatan pameran foto tentang kegiatan karate, bahkan juga demo2 kecil disekolah / komunitas2 tertentu, kalau saat ini mungkin kita dapat memanfaatkan media sosial sebagai sarana menyampaikan semua hal2 diatas, agar masyarakat mengerti apa itu karate dan apa pula manfaatnya.
Dalam pengalaman saya semua kegiatan diatas sangat berpengaruh pada jumlah anggota, baik jumlah anggota yang bertahan lama, maupun anggota baru.
Masukan dari pengalaman saya ini yang diseuaikan dengan situasi zaman saat ini untuk peningkatan jumlah anggota disemua cabang2 / dojo2 Shinkyokushin. Dengan tujuan mempunyai anngota yang semakin banyak tetapi berkualitas.
Terima kasih. OSU.
Sensei Handy Setiawan.


