Suara Shihan – September 2019

Baru saja pagi hari ini dimulai … sekarang sudah senja hari .

Baru saja hari Senen … sekarang sudah hari Sabtu .

Demikian juga bulan berganti bulan begitu cepat dan tahun baru berganti dan tahun sudah mau berakhir , begitu dan terus  bergulir , dan tahu-tahu , 50, 60, atau 70 tahun hidup kita sudah berlalu .

Dengan sadar dan nyata kita menyaksikan  orang tua kita sudah pergi selama-lamanya, guru yang mendidik kita disekolah , orang yang kita hormati, saudara , teman-teman juga sudah tiada , dan kita sadar sudah terlambat untuk kembali .

Dengan sadar kita melihat banyak kegiatan positif , kesempatan untuk mendapatkan hal – hal baru , kesempatan untuk berbagi , kesempatan untuk tampil, semuanya berlalu begitu saja tanpa terlibat apapun dan sekarang kita sadar sudah terlambat untuk kembali .

Apakah kita masih mau serakah hanya memperhatikan diri sendiri tanpa peduli keadaan disekitar kita , selalu menunda nunda sehingga waktu demi waktu tidak mengkontribusi apa-apa baik terhadap lingkungan tempat kita bersatu atau terhadap orang-orang yang dicintai atau kesempatan untuk berkumpul, kesempatan untuk terus meningkatkan pengetahuan, pengalaman dan membiarkan semua itu lewat begitu saja.

Penyakit yang paling berat adalah selalu mengatakan nanti saja , setelah ini saja , se olah-olah nanti setelah ini adalah waktu milik anda .

Padahal yang kita ketahui adalah , bahwa :

  • Nanti setelah ini , gairahnya sudah menurun .
  • Nanti setelah ini , pikirannya sudah berubah .
  • Nanti setelah ini , makanannya sudah dingin .
  • Nanti setelah ini , kereta sudah berangkat .
  • Nanti setelah ini , teman-teman sudah jauh meninggalkannya .
  • Nanti setelah ini , pengetahuannya yah itu itu saja .
  • Nanti setelah ini , anak-anak / cucu-cucu nya sudah bertambah besar .
  • Nanti setelah ini , orang tuanya sudah semakin lemah .
  • Nanti setelah ini , kesehatannya semakin menurun dan hidupnya sudah tamat .

Jadi jangan membiasakan membuang waktu dengan mengatakan nanti setelah ini karena kebiasaan ini dapat membuat kehilangan momen yang baik, pengalaman terbaik, teman-teman terbaik, keluarga terbaik .

Manfaatkan sebaik-baiknya Hari ini , saat sekarang, kesempatan yang ada didepan mata , ambillah keuntungan sebanyak-banyaknya sisa waktu yang tersisa .

Buatlah semua orang sekitarmu tersenyum, bahagiakan orang yang kamu cintai , buat sesuatu yang bermanfaat bagi banyak orang , jangan meninggalkan orang lain dengan menyisakan kesebalan .

J. B. Sujoto

Ketua Dewan Guru / President WKO Asia

About Mario

Hai .. Saya Mario dari Semarang. Saya ikut menggeluti olaraga Karate sejak kecil dan sampai sekarang saya masih berlatih dengan menjadi pelatih di DOJO. Administrator website kyokushin-indonesia.com adalah saya sendiri. Dengan adanya website ini semoga Shinkyokushin Karate di Indonesia makin dikenal oleh masyarakat Indonesia. OSU.

View all posts by Mario →