Suarah Shihan Desember 2019

Siapa bilang karate tidak bisa memberikan penghasilan yang dapat dijadikan sebagai sumber kehidupan .      Ketika berbicara dengan beberapa Branch Chief di Jepang , ternyata mereka memiliki banyak asisten pelatih sehingga bisa membuka banyak dojo hingga ribuan anggotanya. Asisten pelatihnya digaji bulanan seperti yang saya alami pada awal penyebaran kyokushin karate di Indonesia di tahun 70-an .

Ada yang merasa cukup tetapi ada juga yang mengeluh kekurangan sehingga masih harus mencari pekerjaan sampingan sebelum tugas melatih.

Ketika bincang-bincang dengan Branch Chief RRC dan Taiwan waktu menghadiri The 12th WOKC di Tokyo , ternyata mereka juga full time di Karate dan bisa mencukupi kebutuhan hidup mereka .

Bahkan ada seorang instruktur wanita di Beijing , berani mengontrak tempat di Mall untuk membuka dojo disana . Saya sangat kagum terhadap wanita tersebut karena seluruh hidupnya dia berikan untuk melatih .

Ada juga Branch Chief di Jepang yang memperlakukan dengan bijak dimana asistennya yang dinilai cukup berpotensi menjadi seorang Branch Chief diberi kesempatan untuk meraih jabatan tersebut dan memiliki dojo-dojo sendiri .

Artinya , dia sudah bukan seorang asisten lagi melainkan sudah menjadi bos sendiri untuk dojo dojo yang dia rintis . Kalau di Jepang, mereka harus memiliki modal untuk mengontrak tempat yang digunakan sebagai dojo .

Dengan cara demikian, shinkyokushin karate  tumbuh berkembang menjangkau seluruh wilayah di Jepang .

Di Indonesia, para Branch Chief maupun Pelatih Senior dapat juga berbuat hal yang sama apabila penghasilan dari dojo memungkinkan untuk itu .

Atau melepaskan sama sekali apabila tidak memungkinkan untuk berbagi kalau asisten tsb dinlai sudah mampu mengolah sebuh dojo ,agar asistennya terpacu untuk meneruskan kariernya dan terus menumbuhkan lebih banyak dojo lagi .

Apabila para Branch Chief atau Pelatih Senior berperan dengan baik, niscaya dojo-dojo yang sudah dirintis tidak akan punah dengan keterbatasan waktu yang dimilikinya melainkan tetap diteruskan oleh para asistennya .

Dengan jalan bijak , memperhatikan satu sama lain, Shinkyokushin Karate dapat berkembang dengan sehat dan menjadi terkuat di Indonesia .

J. B. Sujoto

Ketua Dewan Guru

President WKO Asia

About Mario

Hai .. Saya Mario dari Semarang. Saya ikut menggeluti olaraga Karate sejak kecil dan sampai sekarang saya masih berlatih dengan menjadi pelatih di DOJO. Administrator website kyokushin-indonesia.com adalah saya sendiri. Dengan adanya website ini semoga Shinkyokushin Karate di Indonesia makin dikenal oleh masyarakat Indonesia. OSU.

View all posts by Mario →