Untitled Document



Untitled Document




Kami menyediakan pemesanan Dogi (Baju Karate). Anda dapat memesan secara online. Klik disini untuk masuk ke halaman pemesanan.



Janji Dojo

Perjalanan Mas Oyama


11 Motto dari Sosai Masutatsu Oyama

Tata Cara Kyokushin Indonesia (Etiket Dojo)

Susunan Pengurus Kyokushin Karate Indonesia

Kurikulum Latihan Karate Kyokushin Indonesia

Upacara Penghormatan (Saat Pembukaan & Penutupan Latihan)

Syarat Keanggotaan dan Formulir Pendaftaran


 KEJURNAS KYOKUSHIN KARATE KE X

Kejurnas Kyokushin ke X telah berlangsung pada tgl. 3 November 2002 di GOR Pancasila Surabaya . Sehari sebelumnya, dilaksanakan Peresmian Dojo Pengda Jatim di Jl. Basuki Rahmat 149 Surabaya oleh Shihan Bondan Gunawan S. bersama Shihan J.B. Sujoto . Hadir dalam upacara Konjen Jepang Mr. Minoru yang merasa kagum bahwa masih banyak pemuda yang demikian bersemangat berlatih Karate. Pada kesempatan yang sama, dilakukan juga penyerahan tingkatan Shodan kepada Ade Rai , atlet binaraga tersohor di Indonesia atas upayanya didalam memajukan Kyokushin Karate ,khususnya di DKI. Jakarta . Ade Rai merasa sangat terkejut dengan penghargaan ini yang dianggap sebagai penghargaan tertinggi yang pernah diterima . Dia merasa filosofi Kyokushin Karate juga sejalan dengan pemahamannya dan oleh sebab itu dengan senang hati dia akan membantu Kyokushin .
Kejurnas diikuti oleh 9 Pengda yaitu Pengda dari DKI. Jakarta, Jabar, jateng, D.I.Jogjakarta, N.T.B. , Kal-Teng, Kal-Tim, Kal-Sel dan Jatim selaku tuan rumah . Yang dipertandingkan 3 Kelas Putera Dewasa yaitu : Kelas 60 Kg , Kelas 70 Kg dan Kelas Bebas .

Di Kelas 60 Kg, muncul bibit baru Nur Kholis dari Kal-Tim yang pada tahun lalu sudah memperlihatkan bakatnya . Juara pertama , Joni Sulistiawan dari Surabaya nyaris di kalahkan olehnya pada saat-saat akhir di Final . Oleh karena Joni sudah mengantongi Waza-ari, maka dia tetap keluar sebagai Juara I . Juara III dipegang oleh Arso Yudianto dan IV oleh Nur Kolis (Jatim) .

Di Kelas 70 Kg terjadi pembalasan antara Nanang AS (Jatim) dengan M.Machmoed (Jateng) . Pada tahun lalu Machmoed keluar sebagai Juara , maka kali ini dia harus mengakui kehandalan Nanang yang nampak memang lebih siap dan meyakinkan, sedangkan Machmoed yang sudah lewat 30 tahun tidak dapat menutupi kekalahannya di segi phisik yang sudah makin menurun . Namun demikian Machmoed yang sudah pernah menjadi Juara selama 5 kali harus puas dengan posisi ke II . Posisi III dan IV di pegang oleh May Ruddy K dan Fajri Ananda, keduanya dari Jatim .

Di Kelas Bebas masih didominasi wajah lama karena jumlah atlet untuk Kelas Bebas sangat terbatas . Mario Christi yang absen tahun lalu terjegal oleh Anthony Pajouw di semi final . Sedangkan MG.Heru tidak dapat melanjutkan pertandingan di final karena terkilir kakinya . Hilal Wimbogo tidak dapat melanjutkan pertandingan di final karena terkuras habis tenaganya di babak awal dengan Lukman dari DKI.Jakarta . Akhirnya keluar sebagai juara : I. Anthony Pajouw, II. MG. Heru S. III. Mario Christi S. IV. Hilal Wimbogo .

Jawa Timur akhirnya dapat mempertahankan sebagai Juara Umum .

Foto-foto kejurnas dapat dilihat di GALERI


Depan | Sejarah | Organisasi | Kegiatan

SUARA SHIHAN | Galeri | Dogi | Buku Tamu