Untitled Document




2nd Indonesia Open Turnamen, BALI


Kejuaraan Indonesia Terbuka kedua ini mengalami peningkatan mutu kalau dibanding dengan yang pertama . Khususnya peserta dari Iran dan peserta tentara Gurkha yang bekerja di kepolisian Singapore. Dari mereka dapat dilihat fighting spirit yang gigih dan tidak kenal menyerah. " Berkelahilah seperti seekor serigala yang kelaparan dan menunjukkan taringnya" ,demikian yang diucapkan Sosai Oyama . Dari kita sendiri masih sangat sedikit yang dapat menghayati spirit seperti itu . Jadi bukan skill lagi yang menentukan, melainkan mental spiritual seseorang yang menentukan . Kalau ini mau dipahami sungguh-sungguh, dilain kesempatan pasti akan merupakan keberhasilan bagi dirinya .Stop mencari berbagai alasan untuk menutupi kelemahannya, tetapi mulai mengintrospeksi diri dan memotivasi diri agar dapat menumbuhkan kekuatan pada dirinya untuk tampil all-out . Jangan lama-lama bersedih, masih ada hari esok. Perbaiki mulai hari ini maka hari esok akan menjadi lebih pasti . Orang yang bekerja keras untuk menggali potensi diri dan berhasil meraih prestasi , kepuasannya tidak dapat diukur dengan >uang . Dia akan menjadi figur yang dihargai, dihormati, dipercayai . Uang akan mencari manusia-manusia yang memiliki karakter seperti ini . Kita masih terhibur, M.Machmoed pada babak final yang sudah diperpanjang dua kali ,berhasil menguatkan hatinya sehingga dapat bertahan hingga selesai walaupun keputus-asaan mulai menghinggapi dirinya. Yang paling menyenangkan hati saya adalah kegigihannya yang pantang menyerah yang diperlihatkan . Karena sikap inilah yang ingin kita latih dan capai , agar tumbuh menjadi manusia yang bermental baja disamping kekuatan phisik . Orang seperti ini memiliki keyakinan diri ; keyakinan diri membuat dirinya terkontrol, tenang, tidak mudah ragu ,rendah hati, sehingga ada kedamaian. Orang seperti ini terkontrol tutur katanya, tidak mudah mengucapkan kata-kata yang menimbulkan ketidak senangan , atau sinis . Kita juga terhibur dengan penampilan Henry Yudhie, Anthony F.Pajouw, Fajri Anandha. Sekarang Henry Yudhie boleh bangga dan menunjukkan kepada teman-teman nya di dojo Binus, bahwa dia bukan sekedar berprestasi di Binus Open ,melainkan di Indonesia Open yang lebih berat . Kelasnya sudah berbeda . Di dojo Binus banyak yang merasa sudah cukup berprestasi di Binus Open saja dan berhenti mencoba meraih prestasi yang lebih tinggi . Sayang sekali . Secara keseluruhan Kejuaraan Indonesia Open ke-2 ini tidak mengecewakan dan ini berkat kerja keras dari Panitia Pelaksana dengan sponsorship yang minim. Kita berterima kasih kepada mereka yang sudah berkorban lahir bathin .

Hasil 2nd Indonesia Open Turnamen

Kelas 60 Kg Kelas 70 Kg Kelas Bebas
1. M. Machmud (Jateng) 1. Farzad Shabazi (Iran) 1. Alireza Shahabdolazimi (Iran)
2. Ganesh Pulami (Singapore) 2. Meisam Ahmadvand (Iran) 2. Barja Kumar Rai (Singapore)
3. Henry Yudhie (Indonesia) 3. Tham Boon Kit (S'pore) 3. Anthony F.Pajouw (Indonesia)
4. Fajri nAnandha (Indonesia) 4. Mohsen Ahmadvand (Iran) 4. Awaluddin S (Tiger Shark)




Foto-foto Kejuaraan >>

 

 

Depan | Sejarah | Organisasi | Kegiatan

SUARA SHIHAN | Galeri | Dogi | Buku Tamu